Gambaran Umum

Kelurahan Pekauman merupakan salah satu dari 7 (tujuh) Kelurahan di wilayah Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal, dengan total penduduk sejumlah 7.770 jiwa, yang terbagi dalam 8 RW dan 50 RT. Secara geografis kelurahan pekauman berada di jalur pantura. Sebagian besar penduduk bermata pencaharian dalam bidang perdagangan.

Sejarah Berdirinya Pekauman

Kelurahan Pekauman dulunya sebuah desa, balai desa Pekauman berdiri sejak tahun 1928 terletak di Jalan Jalak Timur wilayah kecamatan tegal Barat, Kota Madya Daerah Tingkat II Tegal, Provinsi Jawa Tengah. Asal usul kata Pekauman, menurut beberapa sumber yaitu :

1. Habib Hasan, seorang tokoh agama, menyebutkan bahwa sejarah nama Pekauman  diambil dari asal kata Kaum yang artinya orang yang sedang berkumpul di masjid untuk acara Ijab Kabul pernikahan. Masjid  yang dimaksud yaitu masjid Agung yang berada di pusat pemerintahan. Dan biasanya daerah yang berada di sekitar masjid Agung dinamakan daerah Kauman.

2. H. Moh Ghozi Mahmud, seorang tokoh masyarakat

Nama Pekauman berasal dari kata “Kauman” artinya  kaum/orang-orang yang beriman yang tinggal di sekitar masjid Agung Kota Tegal yang dibangun sekitar tahun 1825.

 

Kepala Desa Pekauman pertama kali di jabat oleh Bapak KASNADI KERTODIHARDJO, dipilih oleh masyarakat desa pekauman, dengan cara pemilihan langsung (kodrah). Kepemimpinan Kepala Desa KASNADI KERTODIHARDJO sejak tahun 1928 sampai dengan tahun 1965.

Kemudian tahun 1965 diadakan pemilihan kepala desa yang kedua yang dijabat oleh Bapak H. ABDUL FATAH, beliau menjabat selama 30 tahun, dari tahun 1965 sampai dengan tahun 1995. Balai desa Pekauman yang semula berada di Jalan Jalak Timur dipindah ke jalan Kauman Tengah, Pasar ireng RW 1.

Pada tahun 1995 memasuki masa transisi/peralihan dari desa menjadi kelurahan, kepala Kelurahan Pekauman dijabat oleh Bapak MARSONO dengan penunjukan dari pemerintah Kotamadya Daerah Tingkat II Tegal, beliau menjabat sampai dengan tahun 1998. Pada tahun 1999 lurah pekauman digantikan oleh Bapak KUNAWI yang menjabat sampai dengan tahun 2006. Kemudian Tahun 2007 lurah pekauman digantikan oleh Bapak SUKSMAEDI, beliau menjabat sampai dengan tahun 2009. Kemudian tahun 2009 Balai Kelurahan yang semula beralamat di Jalan Kauman Tengah RW 1 pindah ke Jalan Ruslani HS II No. 22 RT 9 RW 6. Pada tahun 2010 terjadi pergantian lurah, dan digantikan oleh Bapak SISWOYO, S.IP. ,menjabat sampai dengan tahun 2012. Pada tahun 2012 sampai dengan tahun 2014 pergantian lurah dijabat oleh Bapak SUWARNO, SH. Awal tahun 2015 tepatnya bulan Januari 2015 lurah Pekauman digantikan oleh Bapak CAHYO SUPRIADI, SH, sampai dengan tanggal 13 bulan Juli 2015. Kemudian tanggal 14 Juli 2015 Lurah Pekauman digantikan oleh Sekretaris kelurahan Bapak SURISWO, selaku Pelaksana Tugas Lurah Pekauman. Kemudian tepatnya bulan juli 2016 Lurah pekauman dijabat oleh Bapak RUDI PRATIKNO, SH. sampai dengan sekarang.

Visi dan Misi

Pembentukan Organisasi dan Susunan Perangkat Daerah tertuang dalam Peraturan Daerah Kota Tegal Nomor 04  Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah. Didalam Peraturan Daerah Kota Tegal Nomor 4 Tahun 2016, pasal 3 disebutkan bahwa Kecamatan ditetapkan sebagai perangkat daerah, sedangkan kelurahan ditetapkan sebagai perangkat kecamatan. Kelurahan merupakan perangkat kecamatan yang dibentuk untuk membantu atau melaksanakan sebagian tugas camat, dipimpin oleh lurah selaku perangkat kecamatan dan bertanggung jawab kepada Camat.

Sebagai perangkat pada Organisasi Perangkat Daerah Kecamatan, salah satu tugas pokok Kelurahan sangat strategis dalam membantu kecamatan di bidang perencanaan, perumusan dan pelaksanaan kebijakan Kecamatan. Kemudian berdasarkan Peraturan Walikota Tegal Nomor 20 Tahun 2016, pasal 3 menyebutkan bahwa susunan organisasi kelurahan terdiri dari :

a. Lurah

b. Sekretaris;

c. Seksi Pemerintahan dan Pelayanan Masyarakat;

d. Seksi Pemberdayaan Masyarakat; dan

e. Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum.

Visi Kelurahan Pekauman adalah “terwujudnya pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat efektif dan efisien serta berkesinambungan”. Sebagai upaya untuk mencapai atau mewujudkan Visi perlu dijabarkan ke dalam Misi sebagai berikut :

1. Meningkatkan kualitas SDM aparat kelurahan, sehingga tercipta aparat yang professional, berdedikasi, berdaya guna dan transparan

2. Pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana yang dapat menunjang kegiatan pelayanan masyarakat,

3. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam perencanaan pembangunan.

4. Meningkatkan peran serta wanita dalam membangun kesejahteraan kelurahan.

5. Mengoptimalkan peran dan fungsi lembaga-lembaga di tingkat kelurahan dalam hal pemberdayaan masyarakat.

6. Menciptakan prasarana fisik lingkungan yang dapat menunjang peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan meningkatkan pendapatan keluarga.